KOMERINGSELATAN.BLOGSPOT.COM - Balapan kandang di Sirkuit Mugello justru jadi hari yang buruk untuk
Andrea Dovizioso. Serangkaian ketidakberuntungan mengiringinya, yang
diakhiri dengan
sprocket (
gear) rantai patah dan membuatnya gagal finis.
Meski
hanya dapat posisi start ketiga, Doviziso dalam kepercayaan diri yang
tinggi untuk menjalani MotoGP Italia. Selain performa yang sangat
memuaskan di awal musim ini, seri ini merupakan balapan kandang buatnya
dan juga untuk Ducati.
Namun nasib buruk sudah mendatangi Dovi di sesi
warm up.
Rider berusia 29 tahun itu terjatuh saat akan keluar trek, ban yang belum panas menjadi penyebab kecelakaan tersebut.
Kejadian
itu membuat teknisi Ducati harus menyiapkan motor baru untuknya. Di
waktu yang singkat motor baru untuk Dovi sudah siap.
"Hari ini
dimulai dengan tidak biasa dan dengan cara yang buruk. Saya kecelakaan
saat akan menuntaskan lap karena ban yang masih dingin pagi ini. Mekanik
harus melakukan pekerjaan penting dan saya sangat senang dengan tim
saya, karena mereka mempersiapkan motor dengan sempurna untuk balapan
dan saya sangat berkonsentrasi meraih hasil di Mugello," ujar Dovi.
Nasib buruk Dovizioso tidak berhenti sampai di situ. Di tengah balapan dia mengalami masalah lain saat
gear motornya patah. Untuk kali pertama di musim ini Dovi gagal menuntaskan balapan.
"Saya
memulai dengan baik dan kecepatan saya cukup bagus. Tidak sebagus
Lorenzo, tapi sangat dekat. Tapi kami sangat tidak berutung. Kami punya
masalah dengan gear. Gear-nya hancur. Setelah empat lap, geriginya mulai
patah. Kondisinya semakin buruk dan semakin buruk, menurunnya performa
meningkat dari lap ke lap dan saya tidak bisa berakselerasi. Saya tidak
bisa melanjutkan. Itu berbahaya, jadi saya harus berhenti."
"Situasi
yang sangat tidak menguntungkan karena kami punya kecepatan untuk
bertarung di podium. Untuk kejuaraan ini sangat penting dan meraih hasil
di lintasan ini juga hal yang penting. Tapi kami kurang beruntung yang
membuat kami tidak bisa membuat perbedaan."
"Tim tidak melakukan
hal yang salah. Masalahnya ada di gear. Kami harus mencari tahu kenapa,
karena kami tidak bisa kalah karena material yang digunakan sebagai
gear," paparnya di
Crash.